Ketua KPU Sulut Minta Perbedaan Dijadikan Kekuatan

Ketua KPU Sulut Meydi Tinangon dalam kegiatan Kirab Pemilu di Tondano belum lama ini.

MANADO, 22 MARET 2023 – Pemiliihan umum (Pemilu), adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam sebuah negara demokrasi, yang amat dekat dengan konflik dan perbedaan padangan politik.

 

Bacaan Lainnya

Untuk itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi utara (Sulut), Meydi Tinangon meminta agar konflik atau pertentangan akibat berbagai perbedaan politik haruslah dikendalikan agar supaya eskalasinya tidak meningkat dan dapat memberikan dampak negatif. “Perbedaan yang ada harus dijadikan sebagai kekuatan dalam mewujudkan Pemilu 2024 sebagai sarana integrasi bangsa,” kata Tinangon dalam sambutannya di Serah Terima Bendera Kirab Pemilu 2024, dan Penandatanagan Ikrar Pemilu Sebagai Sarana Integrasi Bangsa di Lapangan God Bless Minahasa, Tondano pada 20 Februari lalu.

 

Selain itu, Tinangon mengingatkan unsur-unsur yang bersepakat membangun bangsa ini datang dari perbedaan suku, agama, ras dan golongan. Karenanya, Tinangon berharap adanya kedewasaan berpolitik dari seluruh komponen bangsa, dan dapat dibina koordinasi dan komunikasi sehingga perbedaan-perbedaan yang ada akan menjadi sebuah kekuatan bangsa dan ikatan-ikatan kebangsaan atau integrasi bangsa bisa terwujud dalam penyelenggaraan pemilu. “Mari sama-sama melalui Kirab Pemilu ini kita terus gelorakan semangat untuk mewujudkan pemilu sebagai sarana integrasi bangsa,” tegasnya.

 

Kegiatan Kirab Pemilu di Minahasa ini, turut dihadiri oleh Asisten I Pemkab Minahasa Riviva Maringka, utusan Partai Politik Peserta Pemilu 2024, Forkopimda, Sekretaris KPU Sulut, Komisioner dan Sekretariat KPU Minahasa dan KPU Kabupaten Kota di Sulut, LSM Adat, Media dan PPK-PPS di Kabupaten Minahasa. (graceywakary)

Pos terkait