9 Daerah di Sulut Berpotensi Alami Hujan Es dan Enam Bencana Hidrometeorologi

Peta hujan yang berpotensi bencana (warna orange) yang akan terjadi hingga pukul 18.00 wita mendatang di Sulut, yang dikeluarkan oleh BMKG.

MANADO, 6 DESEMBER 2023 – Masyarakat Nyiur melambai wajib waspada hingga 12 Januari depan, karena cuaca ekstrim masih terus melanda.

 

Bacaan Lainnya

Menurut, analisis yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, siang tadi ada 9 kabupaten dan kota di Sulut yaitu Sangihe, Sitaro, Talaud, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolsel, Manado, Bitung dan Minut yang masuk sebagai daerah rawan bencana hidrometeorologi yaitu hujan es, genangan, banjir, banjir badang, angin kecang, puting beliung maupun tanah longsor.

 

Dalam siaran pers yang ditandatangani oleh Kepala Stasiun Meteorolgi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama SKom, dijelaskan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia cukup signifikan yaitu indeks ENSO di NINO 3.4 pada nilai -0,56 yaitu siginifikan terhadap peningkatan hujann di wilayah Indonesia. “Terdapat potensi sistem sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin di wilayah Sulut yang adapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan lebih khusus di wilayah kabupaten kepulauan,” terangnya, sambil meminta masyarakat untuk waspada.

 

Dia juga menyebutkan, anomali suhu muka laut di Sulawesi bernilai 1 — 4 derajat celcius, yaitu dapat menambah massa uap air semakin banyak di atmosfer, serta pengamatancuaca udara atas menunjukkan indeks labilitas atmosfer lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. “Kondisi inila mempengaruhi pertumbuhan awan awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es,” tambahya. (graceywakary)

Pos terkait