Jurusan Akuntansi Polimdo gelar Workshop Pengembangan Model PBL dan CM

Narasumber Dr Drs Ludfi Djajanto sebagai pemateri di Workshop Pengembangan Model Pembelajaran berbasis Project/Problem Based Learning (PBL), dan Case Method (CM), Jumat pekan lalu di Arya Duta Hotel Manado.

MANADO, 15 NOVEMBER 2022 — Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Jurusan Akuntasi pada Jumat pekan lalu menggelar Workshop Pengembangan Model Pembelajaran berbasis Project/Problem Based Learning (PBL), dan Case Method (CM), sebagai upaya mendukung kebijakan Kemendikbud Ristek RI, tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

 

Bacaan Lainnya

“Melalui kegiatan workshop ini peserta mampu merancang metode pembelajaran menggunakan kedua metode tersebut. Dimana, CM merupakan metode pembelajaran partisipatif berbasis diskusi untuk memecahkan kasus atau masalah,” kata Sekretaris Jurusan  Jerry Lintong SE MPd seperti dikutip MANADONES dalam siaran pers Polimdo, yang ditandatangani Humas Polimdo Stevie Kaligis Stevie Kaligis SE MMAk CA pagi tadi

 

Lintong di workshop yang digelar di Arya Duta Hotel ini, mengurai bahwa penerapan metode ini akan membantu mahasiswa mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis untuk memecahkan masalah, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kreativitas. “Sedangkan, PBL merupakan metode yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata berbasis proyek, yang memberikan tantangan bagi peserta didik, terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok, ” terangnya.

 

Metode pembelajaran ini, menurutnya dapat efektif diterapkan pada program studi (prodi) manapun termasuk jurisan Akuntansi, karena proses pembelajaran akan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk kreatif dan inovatif.

 

Khusus Jurusan Akuntansi Mata Kuliah (MK) yang disajikan dalam kurikulum memang lebih banyak kepada MK yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, sehingga jika menerapkan kedua metode pembelajaran ini akan lebih efektif untuk dikuasai mahasiswa. Mahasiswa akan banyak belajar bagaimana menerapkan ilmu Akuntansi dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Prodi Diploma IV Akuntansi Keuangan Terapan,  Alpindos Toweula SE MMAk CA BKP juga menerangkan, tujuan workshop ini adalah memperlengkapi dosen pengajar agar lebih trampil mengembangkan modul pembelajaran berbasis PBL, dan CM.

 

Workshop sehari ini, diikuti oleh 60 dosen jurusan Akuntansi. “Kegiatan ini, sangat baik sekali bagi kami dalam memahami konsep PBL dan CM. Ini memperudah kami dalam membuat modul ajar,” ungkap Loula Walangitan SE MSi dosen peserta workshop, yang juga menghadirkan narasumber Dr Drs Ludfi Djajanto sebagai pematerinya. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *