Ortu Bangga Keputusan Timothy Manueke Mundur di Ajang PNNM 2022

  • Whatsapp
Timothy Manueke yang memilih mundur dari seleksi ajang PNNM 2022, karena keyakianan ibadahnya.

MANADO, 30 JUNI 2022 – Keputusan bulat, yang diambil oleh calon Nyong Manado 2022, Timothy Manueke di ajang pemilihaN Nyong dan Nona Manado (PNNM), mendapat respon luar biasa dari kedua orang tuanya.

 

Bacaan Lainnya

Putusan mundur dengan terhormat, yang diambil Timothy dari salah satu ajang bergengsi di Kota Manado, dilatarbelakangi oleh keyakinan agama nya, yang mengharuskan dirinya beribadah mulai Jumat saat matahari terbenam hingga Sabtu saat matahari terbenam kembali.

 

Putra dari Rektor Nusantara Manado ini, memang memilih mundur diajang ini, saat dirinya sudah masuk sebagai finalis melalui surat tertulis, dimana saat final kegiatan tahunan ini digelar, saat dirinya harus beribadah.

 

Timothy dan Margie Gumogar saat menyerahkan surat pengunduran diri mereka dari ajang PNNM 2022 karena hari final digelar bertepatan dengan keharusan mereka melakukan kegiatan ibadah, Sabat

“Kami sebagai orang tua sangat berbangga dengan sikap dan putusan putra kami, Tomothy. Karena dia, lebih memilih keyakinannya daripada meneruskan keesertaaanya di PNNM 2022 sebagai calon Nyong Manado. Timothy, memang anak yang sangat taat beribadah. Beberapa tahun terakhir ini, dia ketua Pemuda di Jemaatnya. Lalu, tahun ini dipercayakan menjadi ketua Pemuda Advent Wilayah Manado Timur 2,” jelas sang mama, Susan Palilingan Manueke.

 

Mantan Nona Manado ini juga, mengungkapkan bahwa dirinya yang pernah mengikuti ajang serupa dan mendapatkan dispensasi dari PNNM agar bisa beribadah. “Sangat sedih dengan kejadian ini. Apalagi, selama ini sebagai anggota Ikatan Nyong Nona Manado, saya selalu berjuang agar jadwal kegiatan tidak bentrok dengan hari Sabat,” ungkapnya, sembari menerangkan bahwa dirinya telah mengusulkan agar malam final PNNM 2022 tidak diadakan pada Jumat malam, pada beberapa panitia sejak Mei lalu.

 

Tetapi, untuk semua ini, Susan dan sang suami bangga dengan keputusan yang diambil putra tertuanya ini. “Bangga, walaupun Timothy masih muda, tetapi dia sudah memiliki prinsip yang kuat dalam beragama,” tambahnya.

 

Sementara itu, di jelaskan oleh salah satu pengurus Ikatan NNM, Stefan Obadja Voges, panitia kegiatan sudah berusaha untuk mereschedule, malam final.

 

Namun, keputusan pelaksanaan hari final tersebut sudah terjadwal dan disepakati oleh banyak pihak termasuk panitia, vendor dan sponsor. “Maka, tidak bisa diputuskan atau dirubah secara sepihak pula. Karena waktu malam final sudah dari jauh hari terjadwal. Jadi apa boleh buat, panitia tetap on schedule,” jelasnya.

 

Namun Obadja juga angkat topi untuk keputusan Timothy dan balon Nona Manado lainnya. Dia yakin, keputusan dewasa ini, juga menjadi jalan dalam proses kedewasaan. Seperti diketahui, pada 28 Juni lalu Timothy dan Margie Gumogar membuat dan menyerahkan surat pengunduran diri dari ajang PNNM 2022 bermaterai dan tanda tangan, karena hari final digelar bertepatan dengan keharusan mereka melakukan kegiatan ibadah, Sabat. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *