Minyak Goreng Jadi Salah Satu dari 10 Komoditas Penyumbang Inflasi Kota Manado

Data inflasi dan deflasi Kota Manado pada Maret 2022 di rilis inflasi BPS Sulut siang tadi.

MANADO, 1 APRIL 2022 – Kota Manado, pada Bulan Maret lalu, mengalami Inflasi sebesar 0,40 persen karena adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK).

 

Bacaan Lainnya

 

Dan, BPS Sulut mengeluarkan data 10 komoditas yang menjadi penyumbang inflasi kota ini yaitu pertama adalah angkutan udara sebesar 0,3013 persen, kedua cabe rawit 0,1976 persen, ketiga emas perhiasan 0,0693 persen, keempat bawang merah 0,0357 persen.

 

Minyak goreng atau migor masuk di posisi kelima penyumbang inflasi sebesar 0,0199 persen, diposisi keenam adalah komoditas ikan deho sebesar 0,0197 persen, kemudian diposisi ketujuh ada  semangka 0,0121 persen, nuget sebesar 0,0105 persen diposisi kedelapan, kesembilan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,0104 persen dan kesepuluh adalah tahu mentah sebesar 0,0103.

 

 

“Dari data ini, Kota Manado menempati urutan ke –12 inflasi di Pulau Sulawesi, dan urutan ke-80 secara nasional,” Kepala BPS Sulut, Asim Saputra dalam daring di youtube.

 

 

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,86 persen dan terendah di Kota Kupang sebesar 0,09 persen. Kota Tual mengalami deflasi tertinggi sebesar 0,27 persen, sementara Kota Kendari mengalami deflasi terendah sebesar 0,07 persen. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *