RI 1 Dorong Sektor Jasa Keuangan untuk Bersinergi Perkuat Pemulihan Ekonomi

  • Whatsapp
Presiden RI Joko Widodo saat peluncurkan Taksonomi Hijau Indonesia.

MANADO, 21 JANUARI 2022 – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mendorong sektor jasa keuangan agar bersinergi dengan sektor riil, untuk mendorong perekonomian nasional yang tengah berada dalam momentum pemulihan.

 

Read More

“Saya mengapresiasi jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang dapat berkoordinasi dengan baik satu sama lain. Karena, tanpa sektor jasa keuangan yang baik, perekonomian nasional tidak akan baik dan berkelanjutan,” kata RI 1, dalam sambutan virtualnya di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2022, yang digelar secara hybrid di Jakarta, siang kemarin.

 

Dalam rilis yang diterima MANADONES dari Humas OJK pada Humas OJK Sulutgomalut, Presiden Jokowi juga menyebut tahun 2024 sebagai target porsi kredit UMKM untuk bisa mencapai 30 persen. “Untuk mencapai disitu,  diperlukan strategi terobosan dan aksi-aksi serius, konsisten dan berkelanjutan,” kata presiden seperti dikutip dalam rilis.

 

Presiden juga mengharapkan dengan dukungan sektor jasa keuangan ke pembiayaan, maka tidak akan ada lagi keluhan soal akses kredit ke UMKM atau sektor ke informal.

 

Di waktu yang sama, RI 1 juga meluncurkan Taksonomi Hijau Indonesia, yang diprakarsai OJK sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah yang menjadi Presidensi G20 pada tahun ini, serta bukti komitmen OJK terhadap pengembangan ekonomi hijau sebagai sebagai sektor ekonomi baru.

 

Taksonomi Hijau Indonesia, disusun bersama delapan Kementerian ini berisi daftar klasifikasi aktivitas ekonomi yang mendukung upaya perlindungan lingkungan hidup dan mitigasi serta adaptasi perubahan iklim. Taksonomi Hijau Indonesia telah mengkaji 2.733 klasifikasi sektor dan subsektor ekonomi dengan 919 di antaranya telah dikonfirmasi oleh kementerian terkait dan menjadikan Indonesia salah satu dari sedikit negara di dunia yang telah memiliki standar nasional terkait sektor ekonomi hijau, seperti Tiongkok, Uni Eropa, dan ASEAN.

 

Taksonomi Hijau Indonesia ini akan menjadi pedoman bagi penyusunan kebijakan (insentif dan disinsentif) dari berbagai Kementerian dan Lembaga termasuk OJK. (graceywakary)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *