Jadi Khadim di GMIST Gion Daralo Tawoali, Gaghana Ingatkan untuk Bisa Tampil Beda

Penatua (Pnt) Jabes Ezar Gaghana jadi khadim di GMIST Gion Daralo Tawoali kecamatan Manganitu.

TAHUNA, 9 JANUARI 2022 – Pada Ibadah Minggu kedua Jemaat GMIST Gion Daralo Tawoali kecamatan Manganitu pagi tadi, Penatua (Pnt) Jabes Ezar Gaghana jadi khadim dalam Persekutuan kali ini.

 

Bacaan Lainnya

Dia mengambil tema bacaan dalam Alkitab Bilangan pasal 14:1-10, ayat ini dijelaskan Gaghana sebagai salah satu pemberontakan Bangsa Israel, dalam perjalanan keluar dari tanah Mesir hingga masuk ke tanah Kanaan.

 

Dimana, ada dua belas orang pengintai dari setiap suku bangsa Israel yang di perintahkan Musa, dan sepuluh di antara mereka melakukan provokasi agar rombongan kembali ke tanah Mesir, tetapi dua orang yakni Yosua bin Nun dan Kaleb bin Yefune, yang di pakai Tuhan Yesus untuk tampil beda berdiri teguh pada ketetapanNya.

 

“Dalam Kitab Bilangan pasal  14:1 – 10, kita melihat betapa cinta kasih dan penyertaan Tuhan dalam perjalanan Bangsa Israel saat itu, ada berbagai peristiwa yang terjadi seperti pelanggaran tentang perbuatan bangsa Israel kepada Tuhan. Mereka memberontak dengan kepemimpinan Musa, berbagai perlawanan dan aksi di lakukan. Tetapi penyertaan Tuhan kepada Bangsa Israel sungguh luar biasa,” kata Gaghana dalam khotbahnya.

 

Lanjutnya lagi, membaca ayat yang kedelapan dalam bacaan ini  juga tertulis, Jika Tuhan berkenan kepada kita, maka Dia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

 

“Tentu dalam proses ini, Joshua dan Kaleb tetap berpegang pada iman didalam Tuhan. Maka, untuk kita sekalian Iman adalah yang utama dalam menjalani proses kehidupan ini, menjadi berbeda bukanlah hal yang muda,” ungkap Penatua Jabes yang juga adalah Bupati kabupaten kepulauan Sangihe ini.

 

Tidak ketinggalan ditekankan Pnt JEG pula, ada tiga catatan yang bisa di refleksikan dalam perjalanan kehidupan sehari-hari. Pertama adalah Tuhan Yesus sang Juruselamat. Kedua adalah, kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan Yesus harus berani mementingkan dan menjaga kebenaran.

 

Catatan yang ketiga, janganlah kita menyebarkan berita kebohongan dan menghasut orang lain, yang keempat kita harus mau tampil beda, dan catatan yang kelima adalah tidak takut menghadapi tantangan.

 

Tak lupa juga orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini berpesan kepada majelis jemaat GMIST Gion Daralo Tawoali untuk tidak mudah terkalahkan dan tetap semangat menghadapi  berbagai rintangan dan cobaan dalam melakukan pelayanan kepada Tuhan Yesus Kristus dan ke semua jemaat.

 

Turut hadir juga dalam persekutuan ibadah, KetuaTim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Hermin Ririswati Katamsi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya manusia Daerah Sangihe (BKPSDM) Steven Lawendatu, Kepala Dinas Sosial Sangihe Danny Mandak, Kepala Bagian Protokol dan koordinasi Pimpinan Threenov Tovan Pontoh, Pejabat Kapitalaung kampung Tawoali Novalin Tengkue, serta seluruh Majelis GMIST Gion Daralo Tawoali. (Ryansengala)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *