MANADO, 19 MEI 2021 – Mantan atlet atletik jarak menengah, Sulawesi utara (Sulut) tahun 80 an asal Desa Kolongan Minahasa Utara (Minut), Jemmy Mokolensang dijagokan untuk menjadi orang nomor satu di Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sulawesi utara (Sulut).

Tidak tanggung tanggung, sebanyak enam dari 10 pengurus cabang (Pengcab) PASI di kabupaten dan kota di Sulut menjagokan pemilik firma kenamaan di Jakarta ini, untuk kembali menaikkan pamor atletik di kancah nasional dan internasional, melalui beragam kegiatan dan pembinaan untuk menghasilkan atlet atlet muda yang handal serta berprestasi. “Alasan kami, meminta Mokolensang untuk maju dan memimpin PASI Sulut, karena saat ini kami butuh ketua yang memiliki kemampuan dan mengerti olahraga atletik. Hal ini, untuk mendorong pembentukan dan pembinaan atlet atetik yang potensial di daerah daerah,” kata mantan ratu sprinter Indonesia tahun 90 an Minahasa Selatan (Minsel), Nitje Durand yang juga adalah pengurus PASI di kabupaten pecahan ini, pada MANADONES sore tadi.

Nitje yang pernah merajai lintasan lari 100 meter dan 200 meter di PON, dan Sea Games ini, juga menyebut profil Mokolensang amat tepat memimpin PASI Sulut. “Beliau juga memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menjadikan PASI Sulut lebih baik. Dari sisi organisasi dan prestasi,” tambah mantan atlet atletik jarak menengah Sulut, yang pengurus utama di Pengcab PASI Kabupaten Minahasa, Michael Kaseger belum lama ini.

Selain Pengcab Minsel dan Minahasa, empat pengcab lainnya yaitu Minahasa tenggara (Mitra), Minut, Tomohon dan Bitung sepakat mendorong Jemmy untuk maju dalam proses pemilihan Ketua PASI Sulut dalam waktu dekat ini. Semuanya dibuktikan, dengan surat dukungan pada kuasa hukum Walikota Manado ini untuk maju.

Menyambut hal postif ini, Mokolensang mengaku akan memikirkannya dan mengaku akan segera melakukan pertemuan dengan para pengurus PASI yang mendukungnya. “Ini sebuah kehormatan, tentu saja perlu adanya konsolidasi untuk ini semua,” ungkapnya melalui pesan singkatnya.

Pengda PASI Sulut sendiri, sudah hampir setahun tidak memiliki pimpinan dan belum melakuka musyawarah daerah untuk memilih pemimpin yang baru. (graceywakary)

Leave a comment