MANADO, 6 APRIL 2021 — Sulawesi utara (Sulut), terus di era kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey terus mendorong hadirnya para investor untuk membangun di Nyiur Melambaik.

Dan ini, dijawab langsung oleh PT Bhineka Mancawisata (BMW), dengan langsung action melalui pembangunan hotel pantai di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang. Direksi BMW, Teddy Darmanto didampingi Kepala Operasional cabang Manado Yuri Christian mengatakan investasi pariwisata yang mereka lakukan di Paputungan, Likupang Barat berupa hotel bintang lima dan sejumlah destinasi lainnya. “Nantinya di sekitar hotel akan dibangun wisata air, taman satwa, kebun buah dan taman bunga. Serta akan dibangun juga pasar seni budaya dan kerajinan, permainan rekreasi edukatif, mangrove walk dan terutama atraksi kapal wisata bawah air yang akan menjelajahi taman laut Bunaken,” kata Darmanto dalam siaran pers BMW sore tadi.

Selain itu, kehadiran hotel mewah disebut tidak akan melupakan kegiatan lingkungan. “Kami hadir di sini juga untuk memperindah dan melestarikan alam Likupang, dengan pembangunan pariwisata yang bewawasan lingkungan. Tabu bagi kami merusak lingkungan. Alam di Likupang yang sudah ada kami lestarikan menjadi lebih indah. Ingat ini investasi pariwisata bukan investasi tambang. Pariwisata butuh keindahan keramahan pada alam,” tambahnya.

Dia kemudian menamabahkan di tahun 2019, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pariwisata menganugerahi Sulut sebagai The Rising Star pariwisata nasional dengan lonjakan kedatangan turis asing 600 persen dalam empat tahun belakangan. Kemudian tambahnya, apresiasi tersebut diikuti dengan menjadikan KEK Pariwisata Likupang sebagai lima destinasi super prioritas bersama empat destinasi lainnya, Borobudur (Jawa Tengah), Danau Toba (Sumatera Utara) , Mandalika (Nusa Tenggara Timur) dan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).

Sementara itu, Kepala Dinas Penannaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap (PMPTSP) Sulut, Frangky Manumpil mengatakan investasi PT Bhineka Mancawisata di bidang pariwisata, mengukuhkan arah pembangunan pariwisata Sulawesi Utara tepat, on the track. “Pemerintah seperti memiliki chemistry dengan PT Bhineka Mancawisata dalam pembangunan dan bisnis pariwisata Sulawesi Utara ke depan. Kita butuh investor seperti ini, kami berikan karpet merah membantu segala perizinan kepada mereka,” katanya.

Manumpil juga mengungkapkan laju investasi hotel dan prasarana pendukung parisiwata seperti listrik tahun 2020 mencapai Rp5,2 triliun dari target Rp3 triliun. Investasi itu didukung dengan suntikan dana pemerintah pusat Rp1 triliun membenahi infrastruktur penunjang seperti pembangunan terminal baru bandara Sam Ratulangi dan jalan menuju ke lokasi KEK Likupang sepanjang 31,5 kilometer dari bandara Sam Ratulangi.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sulut antusias membantu pembangunan hotel plus kawasan wisata pantai dan laut. Dikatakan pembangunan fisik hotel dan kawasan wisata di Likupang Barat akan memperindah Likupang dengan sejumlah pesona alam, laut dan pantai yang dimiliki. “Gubernur selalu mengingatkan kepada kami agar mencari dan membantu setiap investor ataupun investasi pariwisata, hanya dengan investasi daerah ini akan maju, ekonomi masyarakat akan bertambah seperti dialami Bali,” jelasnya. (***)

Leave a comment