MANADO, 26 MARET 2021 — Pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengamanan, menjadi pelanggaran terbanyak, sejak diberlakukannya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Utara (Sulut), pada tiga hari lalu (23/3).

Tidak tanggung tanggung, pelanggaran yang tertangkap kamera pengawas sistem canggih ini mencapai angka 3.138. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyebut pelanggaran ini tertinggi dan diikuti dengan pelanggaran saat berkendara di jalan raya berupa pengemudi kendaraan roda dua yang tidak memakai helm. “Dari data yang kami terima, hari pertama didominasi pelanggaran tidak memakai helm, sebanyak 1.503 pelanggar. Namun pada hari kedua dan ketiga terjadi penurunan yang cukup signifikan. Hari ketiga pelanggaran yang tidak memakai helm sebanyak 244 ,” jelasnya.

Hal tersebut, lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, menunjukkan sudah ada peningkatan kedisiplinan berlalulintas masyarakat terutama dalam hal pemakaian helm. Sementara, pelanggaran lalu lintas lainnya yang tertangkap kamera pengawas, antara lain pelanggaran batas kecepatan, salah jalur, menggunakan hand phone saat berkendara, bonceng tiga, dan pajak STNK. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Ini demi terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalulintas,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam rilis media Humas Polda Sulut pada MANADONES sore tadi.(graceywakary)

Leave a comment