MANADO, 23 FEBRUARI 2021 — Langkah nyata Polda Sulawesi utara (Sulut), untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal, sekaligus mewujudkan anggota Polri yang sehat dengan tidak terkontaminasi barang haram ini, pagi tadi sebanyak 57 personel bidang profesi dan pengamanan (Bid Propram), jalani tes mendadak.

Tes, yang dilakukan oleh personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Sulut, ini digelar tanpa pemberitahuan. Kabid Propam, Kombes Pol Marlien Tawas menjadi personel pertama yang dites, kemudian dilanjutkan para perwira menengah, perwira pertama, dan bintara.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam rilis media Polda Sulut pada MANADONES siang tadi menjelaskan, tes narkoba mendadak ini untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba jenis apapun, di lingkungan anggota Polri khususnya di Polda Sulut. “Pemeriksaan narkoba ini, sebagai tindaklanjut perintah Kapolri tentang pelaksanaan tes urine bagi seluruh snggota Polri, guna mencegah dan mengetahui penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Dari hasil tes ini, seluruhnya negatif atau tidak ditemukan adanya personel yang menggunakan narkoba. Walau begitu, Abast menegaskan, jika ada anggota Polda yang terbukti positif, akan dikenai sanksi tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan di pidana.

Ditambahkannya, pemeriksaan serupa juga akan dilakukan terhadap seluruh personel dimasing-masing Satuan Kerja (Satker) bahkan hingga ke Satuan Wilayah (Satwil) yakni Polresta dan Polres serta Polsek jajaran. (graceywakary)

Leave a comment